Home » » Menolong Biker Jilid 2

Menolong Biker Jilid 2

Kamis pagi... apotek baru buka jam 08.00 ( siang banget ya.. ), ya begitu lah memang tiap hari jam 08.00 pagi kami buka. Belum juga kami memulai aktivitas pagi, ( nyapu, ngepel, bersi-bersih ). kami sudah kedatangan pasien ( konsumen ). Seorang Pria muda kurang lebih berusia 20 tahun, dengan mengendarai motor RX king ( sebuah jenis kendaraan bermotor roda dua yang terkenal berisik dan pembuat polusi udara ). dengan terpincang-pincang dan mengernyitkan dahi, menahan kesakitan.

Si pria muda tersebut langsung bertanya, "mbak bisa bantu saya??" "dengan cepat saya katakan, BISA ", Perlu apa mas??" dengan senyuman di pagi hari yang masih sumringah.. ( belum ada tagihan dari distributor yang datang )... Si Pria muda tersebut bercerita, Ia baru saja jadi korban tabrak lari, ( pantas baju dan celananya ada bekas sobekan karena terkena aspal. ).. " saya fikir habis dicakar kucing".. Ia cerita lagi dagangannya hancur... dan ngak punya UANG.... ( nah loh, kalau kejadiannya begini, ada yang berani bantu?? ). "kalau saya menjawab, SAYA BERANI " wong apotek milik saya sendiri kok.



Dengan cepat seperti biasa, saya kasih air mineral terlebih dahulu, untuk menghilangkan syoknya, dan saya suruh pria tersebut untuk duduk terlebih dahulu. Untuk memberi saya waktu mengambil perlengkapan P3K saya yang memang menggantung di ruang tunggu.

Setelah itu saya basuh lukanya dengan Alkohol, ternyata dilukanya banyak batu kecil yang menempel di kulit bagian dalam, " saya katakan kepada pria tersebut, mas ke Klinik saja, atau ke Dokter, saya takut ada yang infeksi.", dengan memelas Pria tersebut mengatakan sekali lagi, " maaf mbak, saya tidak punya UANG, dagangan saya HANCUR " Akhirnya dengan sedikit ilmu yang saya miliki, saya coba keluarkan batu-batu kecil yang menempel tersebut dengan kasa, dan yang agak dalam saya ambil dengan pinset yang sudah saya basuh dengan Alkohol. setelah semua bersih, baru saya berikan betadin dengan kain kasa dan saya plester. dan saya berikan juga obat pereda sakit GRATIS.

Selanjutnya si pria tersebut pulang, dengan mengucapkan terima kasih yang sangat dalam. Saya pun sangat bahagia, meskipun mungkin pertolongan saya tidak seberapa.

Cepat sembuh ya mas, yang saya tak tau nama dan tempat tinggalnya.

0 komentar:

Posting Komentar