Home » » CARA PEMBERIAN OBAT

CARA PEMBERIAN OBAT


EFEK SISTEMIS

 ORAL 
 Pemberian obat melalui mulut ( per oral ) adalah cara yang paling lazim / umum. 

 SUBLINGUAL 
Obat dikunyah halus dan diletakkan dibawah lidah ( sublingual ). Tempat berlangsungnya resorpsi oleh selaput lender setempat kedalam vena lidah yang sangat banyak. Keuntungan cara ini ialah obat langsung masuk keperedaran darah besar tanpa melalui hati, cara ini dilakukan bila efek yang pesat dan lengkap diinginkan. Misalnya serangan angina ( suatu penyakit jantung ), asma, migraine.

 INJEKSI
Pemberian obat secara parenteral ( diluar usus ) biasanya dipilih bila diinginkan efek yang cepat dan kuat dan lengkap. Keberatannya adalah lebih mahal, nyeri, sukar digunakan oleh pasien sendiri, dan adanya bahaya terkena infeksi kuman ( harus steril ) dan bahaya merusak pembuluh atau syaraf jika tempat suntikan tidak dipilih dengan benar.



IMPLANTASI SUBKUTAN 
Implantasi subkutan adalah memasukan obat yang berbentuk pellet steril ( tablet silindris kecil ),  kebawah kulit dengan menggunakan suatu alat khusus ( trocar ).obat ini digunakan untuk efek sistemis lama misalnya hormon kelamin ( estradiol dan testosterone ). Akibat resorpsi yang lambat satu pellet dapat melepaskan zat aktifnya secara teratur selama 3 – 5 bulan lamanya.

REKTAL
 Rektal adalah pemberian obat melalui dubur atau rectum, yang layak untuk obat yang merangsang atau yang diurai asam lambung. Biasanya dalam bentuk suppositoria. Obat ini biasanya digunakan untuk pasien yang mual, muntah, wasir, sulit buang air besar. Keberatannya dapat menyebabkan peradangan bila digunakan secara terus-menerus.

Sumber : Obat-obat penting, DRS. Tan Hoan Tjay & DRS. Kirana Rahardja

 

0 komentar:

Posting Komentar